Umumnya menjelang Hari besar pegangan Islam, Kau akan medapati begitu banyak sekali sarung dijual. Baik dalam toko-toko dress, toko baju muslim, dalam mall-mall sekalipun di pasar konvensional.

Hari Umum serasa bukan lengkap tanpa membeli Kain sarung. Olehkarena itu selalin kerabat lelaki si pemakai, sebagian keturunan perempuannya juga tetap terdapat yang sedang memakai sarung untuk pelengkap kain sholat. Sehingga sarung tetap bakal menjadi pelengkap busana yang banyak diburu pada momen-momen tertentu.

Olehkarena itu begitu padat Jasko murah yang ditawarkan, oleh karena itu ada baiknya Dikau perlu bersiap-siap dalam menyeleksi dan membelinya. Agar tidak merasa prihatin nantinya. Bersama-sama adalah tips dalam menyeleksi kain sarung yang bagus:



Jangan tersangkut pada segel sarung. Meskipun terlihat bagus dengan pangsa yang necis dan nampak mewah, akan tetapi Anda uniform perlu menyelami bagian dalamnya. Kain sarung yang terbagus mutunya rata-rata tidak mengarungi sambungan keliman. Artinya tatkala ditenun atau diproduksi, sengkang sarung tutup disesuaikan pada satu kancah utuh, tanpa sambungan sembat. Harga sarung jenis tersebut sudah barang tentu semakin mahal.

Sementara kain sarung KW II meski tunak memiliki terusan jahitan, Kau harus perhatikan bahwa sambungannya tidak terletak pada tepian kain. Di dalam tepian Kain biasanya acap ditemukan no. register produksi kain, & tanggal dibuatnya. Sehingga sah sarung tersebut cukup menawan, namun menjadi rusak keindahannya bila ditemui cetakan bengkel yang seperti demikian.

Pandang kerapatan benang. Ada sarung yang walau memiliki corak dan motif sangat memukau namun benangnya sangat senggang dan jauh. Tips untuk memilih yang baik, silahkan anda terawang sarung tersebut ke arah salang. Maka akan terlihat keteguhan benangnya. Kain yang bagus, kerapatan benang cukup ramai, tidak jauh dan berkumpul rapih.

Serta selanjutnya ialah tips di dalam merawat Kain sarung.

Meski sebagian sosok senang memakai sarung yang baru untuk keperluan Hari Raya sepertinya, ada baiknya Kamu mencucinya lebih dahulu.



Kain sarung meraup berbagai ukuran. Ada yang mudah pudar dan ada yang telaten luntur. Oleh karena itu untuk mengantisipasinya, sarung yang akan dicuci pertama kali sebaiknya dicuci tersisih dari pakaian-pakaian Anda yang lain. Sehingga jikalau ternyata sarung yang Anda belanja mudah pudar, maka tidak saling menyodok dengan pakaian lainnya.

Untuk sarung yang terbuat dari tenunan songket / kain menggambar halus, sepatutnya dijemur pada tempat tenteram. Dan bukan terpapar saksama dengan sinar matahari, supaya tidak tangkas memudarkan motif dan corak dari songket serta menulis tersebut.

Pada menyetrika Kain sarung, gunakan panas setrika yang lumayan. Sehingga bukan meninggalkan sisa pada sarung Anda. & membuat sarung Anda tersisih rapih dalam lipatan yang merata olehkarena itu panas setrika tadi.